Sunday, March 30, 2014

KBB # 39 Made in Indonesia : Lapis Legit

Duh tantangan ini last minute banget ngerjainnya. Sibuk sama anak sd n bayi jadi lupa ngecek email untuk lihat tantangan. Giliran inget, lupa passwordnya apa 😉. Akhirnya tanggal 25 baru berhasil liat surtjin... Dan oh no... Lapis Legit tantangannya. Siap ga siap harus dikerjakan. 
Berikut ini resep yang di share oleh duo host kali ini :

KBB # 39 Made in Indonesia
Lapis Legit Prune
Sumber: Binder Primarasa
 
Bahan:
margarin/mentega untuk olesan
200 gr   mentega
200 gr   margarin
2 sdm   susu kental manis
27         kuning telur
2           putih telur
200 gr    gula kastor
20 gr     emulsifier (TBM), optional
½ sdt    vanili bubuk
60 gr     tepung terigu, ayak dengan
25 gr     maizena
 
Taburan:
200 gr    manisan buah prune, buang bijinya, belah dua.
 
Cara:
1. Olesi dasar loyang ukuran 18x18x5 cm dengan margarin, alasi kertas roti, olesi margarin.
2. Kocok mentega, margarin, susu kental manis dengan mixer hingga putih dan lembut (± 15 menit).2. Kocok mentega, margarin, susu kental manis dengan mixer hingga putih dan lembut (± 15 menit).
3. Dalam mangkuk lain, kocok kuning dan putih telur, gula, emulsifier, vanili hingga putih dan kental (± 20 menit).
4. Masukkan campuran mentega sedikit demi sedikit ke dalam telur kocok, aduk rata dengan mixer. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk dengan spatula hingga rata.
5. Lapisan I: Panaskan oven dengan api bawah sampai mencapai suhu 180oC. Tuang 1 sendok sayur (± 50 mL) adonan ke dalam loyang, ratakan dengan punggung sendok makan/spatula.
6. Masukkan ke dalam oven, taruh di rak paling bawah. Panggang kue sampai kecoklatan (± 3 menit), keluarkan dari oven, olesi permukaannya dengan margarin/mentega, tekan-tekan dengan alat pemadat supaya rata dan padat. 6. Masukkan ke dalam oven, taruh di rak paling bawah. Panggang kue sampai kecoklatan (± 3 menit), keluarkan dari oven, olesi permukaannya dengan margarin/mentega, tekan-tekan dengan alat pemadat supaya rata dan padat.
7. Lapisan II: Tetap menggunakan api bawah, tuang 2 sdm (± 25 mL) adonan, ratakan, panggang kembali sampai kecoklatan (± 3 menit), olesi margarin/mentega, tekan-tekan.
8. Lapisan III dan seterusnya: Ulangi step 7 sebanyak 4x.
Matikan api bawah, nyalakan api atas. Pakai api kecil saja. Teruskan melapis sampai sisa adonan habis. Setiap selesai memanggang tekan kue supaya rata dan padat, baru tuangi adonan.
Setiap selesai mengerjakan 3 lapisan, susun potongan prune di atasnya. Sisakan 4-5 potong prune untuk hiasan bagian atas kue.Setelah adonan habis, matikan api atas, nyalakan kembali api bawah pada suhu 180oC. Pindahkan kue ke rak tengah, teruskan memanggang selama ± 15 menit, agar setiap lapisan kue masak. Keluarkan dari oven, dinginkan. Potong-potong sesuai selera.

Tantangan kali ini aku banyak bandelnya :
1. Prune aku skip, karena di rumah ngga ada yang suka.
2. Ngga ada loyang ukuran seperti di resep, dan karena sebentar lagi mau pulang kampung jadi aku memutuskan untuk pake loyang yang ada yaitu loyang bulat ukuran 20 cm. Kebetulan aku punya dua, jadi loyang yang satunya bisa dipakai untuk menekan kue. 
3. Aku buat setengah resep, karena menyesuaikan dengan tinggi dan besar loyang.


Tadaaa... 
Ini dia hasilnya. Di bagian atas aku taburi almond irisan, tapi kayanya ga terlalu keliatan di fotonya.
Lapis legitku jadinya enak, tapi sayangnya beberapa lapis pertama yang dipanggang dengan api bawah ngga keliatan lapisannya. Mungkin lain kali sejak lapisan kedua harus dipanggang dengan api atas supaya jelas garis garisnya. 
Karena cuma buat setengah resep, jadinya tipis lapis legitnya. Untuk cemilan kakak, aku potong potong lapis legitnya jadi seperti ini : 


Lain kali harus coba lagi buat yang lebih tegas garisnya dan lebih tinggi kuenya. Tinggal cari siapa yang mau menampung putih telurnya. 😊

Thursday, January 30, 2014

KBB #38 : Crispy French Baguette



Tantangan kali ini, telat banget baca surat tjintanya baru pertengahan bulan. Mudah-mudahan dimaklum ya sama duo host karena ada newborn nih in the house. 

Eniwei, last minute, akhirnya ngerjain juga. Tantangannya adalah bikin Baguette, roti tradisional perancis yang bisa dimakan bersama sup, dibuat sandwich, bruschetta dan lain sebagainya... Nyum. 

Berikut ini adalah resep dan cara pengerjaan yang dishare oleh host : 

Baguette

Starter:
½ cup     air
1/16 tsp  active dry yeast / instant yeast
1 cup      unbleached bread flour

Dough:
1 tsp                        active dry yeast / instant yeast
1 cup - 1 ¼ cup       air hangat kuku*
3 ½ cup                   unbleached bread flour
1 ½ - 2 tsp               garam

*gunakan lebih sedikit air hangat (iklim lembab) atau lebih banyak (saat winter atau iklim kering), dan kurang lebihnya disaat iklim lainnya (atau ruangan terkontrol kelembabannya).

Tips:
Bahan baguette hanyalah tepung, air, garam, dan ragi. Teknik sang baker lah yang akan menentukan keberhasilan hasil akhirnya. Semakin sering latihan, akan semakin baik hasilnya.

Steps:
1.  Membuat starter. Aduk ragi dan air (tidak perlu diaduk jika menggunakan instant yeast). Tambahkan tepung, aduk. Tutup dan diamkan suhu ruang selama 14 jam atau diinapkan semalam. Starter akan mengembang dan bergelembung. Jika tidak, mungkin raginya tidak bekerja dengan baik. Cara menguji ragi: larutkan¼ sdt ragi dengan 1 sdm air hangat dan sejumput gula. Diamkan 15 menit. Jika tidak ada perubahan, maka ganti ragi Anda.



2.  Dough: Jika menggunakan active dry yeast, larutkan dahulu dengan air lalu campurkan dengan starter, tepung, dan garam. Jika menggunakan instan yeast, tidak perlu dilarutkan dengan air terlebih dahulu. Ragi bisa langsung dimasukkan. Aduk dan uleni dengan tangan/mixer/bread machine (setting hingga dough cycle) hingga diperoleh adonan yang lembut tapi permukaan masih sedikit kasar. Jika menggunakan stand mixer, uleni 5 menit dengan speed 2.

3.  Pindahkan adonan ke mangkuk yang sudah dioles sedikit minyak. Tutup. Biarkan mengembang selama 1 jam. Kempiskan perlahan. Biarkan mengembang selama 1 jam, kempiskan sekali lagi. Biarkan mengembang 1 jam lagi. Jadi secara total adonan sudah dibiarkan mengembang 3 jam.

4.  Pindahkan adonan ke meja yang sudah dioles sedikit minyak. Bentuk bulat. Bagi menjadi 3 bagian.

5.  Bentuk menjadi oval dan agak diratakan. Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Diamkan 15 menit.

6.  Lipat menjadi hampir setengahnya. Kunci ujung adonan dengan telapak pangan. Kemudian sedikit diratakan. Ulangi lipat setengah dan kunci lagi.

7.  Balik hingga sambungan  adonan berada di posisi bawah. Gulung perlahan dengan tangan yang ditelungkupkan hingga adonan mencapai panjang 15 inc. Letakkan ke loyang yang dialas greased/parchment paper. Bagian sambunganadonan di posisikkan di bawah.

8.  Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Biarkan mengembang hingga sangat puffy sekitar 1 ½ jam. Diperkirakan hampir double-in size. Jika terlalu mengembang akan sulit ditangani.

9.  Selama proofing, panaskan oven 450oF (230 oC), jika menggunakan baking stone maka letakkan baking stone di rak paling bawah.

10. Dengan pisau tajam, buat 3 sayatan dengan kemiringan 45o pada setiap baguette. Semprotkan dengan air hangat. Ini akan membentuk lapisan kulit yang crispy.

11. Panggang hingga coklat keemasan 25-30 menit. Keluarkan dari oven dan pindahkan ke cooling rack. Atau untuk baguette yang lebih crispy, matikan oven dan buka pintunya selebar 2 inc dan biarkan hingga dingin di oven.


Hasil akhirnya adalah seperti ini : 


Mymistake, ngga liat kalo panjang rotinya 15 inch yang ga bakal muat di oven, jadilah baguettnya pendek bantet gitu. Harusnya adonan dibagi 6 supaya bisa langsing-langsing Baguettenya. Selain itu kayanya perlu deh pake loyang baguette waktu proofing, supaya baguettenya mengembang ke atas bukan ke samping. Last but not least, next time aku mau pake strong white flour aja. Unbleached bread flour rasanya agak aneh, walaupun memang lebih sehat sih. 

Duh lega juga akhirnya selesai mengerjakan tantangan ini. See you at the next kbb challenge. 👍😁

Sunday, November 17, 2013

KBB #37 : Gingerbread House


Kloneng, kloneng, kloneng...
Di tengah-tengah dag dig dug menunggu kelahiran putra kedua, mampirlah surat cinta untuk tantangan KBB yang ke-37. Kali ini tantangannya adalah membuat Gingerbread House.... Yippieeeee. Keisha pasti suka banget bantu untuk mengerjakan tantangan ini, dan ternyata ngga Keisha aja yang excited, ayah juga ikut antusias. Bala bantuan sudah banyak, mari kita kerjakan, sebelum bayi yang dijadwalkan lahir tanggal 21 Nov keburu datang duluan.

Berikut ini adalah resep yang di share oleh duo host mbak Widya dan Renny. Perhatikan notes untuk modifikasi dari resep atau langkah pengerjaan yang kami lakukan.

Gingerbread House
(Joy of Cooking - Irma S. Rombauer)
Hasil: 1 bh gingerbread house, lebar 5.5 inc, tinggi 7 inc, alas bujur sangkar 9 inc, dan 10-15 cookies


Resep Gingerbread house:
Dalam panci medium (2-quart), lelehkan:
1 cup (2 sticks) butter/margarine

Tambahkan ke dalamnya dan aduk perlahan dengan api kecil hingga gula larut:
1 cup     gula
1 cup     unsulphured molasses

Pindahkan dari api, sisihkan campuran ini hingga hangat kuku.



Sementara itu di bowl yang besar, campur:
4 ½ cup all-purpose flour
1 sdt      baking soda
1 sdt      garam
1 sdm    ground ginger
1 sdt      ground cinnamon
1 sdt      grated/ground nutmeg

Buat lubang di tengah dry ingredients ini, tuang campuran butter hangat, aduk
hingga semua rata. Tambahkan:
½ cup    all-purpose flour
hingga adonan berbentuk bulat dan terkumpul di sisi bowl.
Keluarkan dari bowl, uleni 3-4 kali di meja hingga smooth & pliable. Bungkus, simpan di lemari pendingin hingga dingin. (Adonan bisa disiapkan beberapa hari sebelumnya)
Setelah dari lemari pendingin, jika adonan masih terlalu lembek saat digilas, maka tambahkan sedikit tepung.
(Note : di tahap ini adonanku super duper kering, sampai akhirnya aku menambahkan mentega leleh sekitar 1 stick lagi dan 2 sdm golden syrup, setelah itu baru adonannya bisa diulenin) 

Membuat pola/template:
Buat pola di kertas karton dan potong. Siapkan 2 bh sisi dinding samping, 1 bh bgn depan, 1 bh bgn belakang, 2 bh atap, dan  1 bh alas.
Tabur sedikit tepung dikedua sisi pola/template untuk mencegah adonan lengket pada pola.

Pola/Tempalte Gingerbread house:
2 bh dinding samping bentuk persegi panjang, @ 4 x 3 inc. Setelah adonan digilas, bentuk jendela kecil di tengahnya.
2 bh bgn depan & belakang rumah, bentuk gabungan persegipanjang + segitiga, @ 5 ¼ x 3 inc, tinggi dari dasar-kerucut segitiga 6 ¾ inc. Setelah adonan digilas, bentuk pintu dan jendela untuk bagian depan rumah saja. Belakang tidak perlu pintu & jendela.
2 bh atap bentuk persegi panjang, @ 5 x 6 inc
1 bh alas bentuk bujur sangkar 9 x 9 inc.
(Note : awalnya aku buat sesuai dengan petunjuk di atas, tapi bentuk rumahnya jadi aneh dan konstruksinya kelihatan kurang kokoh, jadi daripada gagal saat disusun aku buat pola sendiri dengan ukuran sendiri)

Memotong & memanggang gingerbreadhouse:
1. Panaskan oven 350oF (170-180oC)
2. Dengan rolling pin yang sudah diberi sedikit tepung, gilas 1/3 adonan langsung di ungreased cookie sheet. Gilas hingga ketebalan sekitar ¼  inc. Tabur sedikit tepung. Letakkan sebanyak mungkin pola/template di atasnya, sisakan jarak ¾ inc untuk cookie mengembang.
3. Potong pinggir pola dengan pisau tajam. Angkat, dan kelupas sisa potongan pola, kumpulkan untuk digilas kembali. Ulangi dengan cookie sheet ke-2 dan ke-3 dengan menggunakan sisa adonan tsb. Potong bagian jendela depan & samping dan pintu depan, tapi jangan diangkat potongan adonannya (jika diangkat sekarang, jendela dan pintu akan melengkung/bengkok).
4. Gilas sisa adonan untuk membuat gingerbread people, pagar, kotak post, binatang, dan bentuk lain dengan cookie cutter atau pisau.
5. Panggang 12-15 menit hingga agak gelap dan cookie hampir keras, cookie akan keras sempurna saat didinginkan. (Jika cookie tidak renyah setelah didinginkan, kembali panggang beberapa menit lagi).
6. Setelah dikeluarkan dari oven, kelupas pinggir cookie yang tidak terpakai denga pisau, sisihkan untuk decoration. Lepaskan bagian jendela dan pintu juga.
7. Di saat cookie mengeras tapi masih hangat, gunakan spatula lebar untuk memindahkannya ke cooling rack hingga dingin sempurna. Simpan hingga siap didekorasi.



Membangun rumah:
Siapkan 2-3 resep Royal Decorative Icing.
Rumah akan membutuhkan 2-6 cup icing, tergantung dekorasi. Pisahkan ½ bagian untuk memasang rumah, dan sisanya utk dekorasi dan dicampur pewarna.
Segera tutup icing supaya mereka tdk mengeras.

1. Letakkan alas di tray (gunakan sisi terluar cookie utk bgn rumah yg menghadap rumah). Posisikan bgn depan, belakang, dan dinding rumah di tengah alas gingerbread house. Dengan semua sisi saling bersentuhan, tandai dengan garis pola rumah tsb sebagai pondasi rumah. Ini untuk perkiraan posisi house di alasnya.
2.  Semprotkan icing di sepanjang garis pola pondasi rumah. Satu persatu, letakkan dinding dan semprotkan icing sepanjang sisinya. Ulangi hingga semua bagian rumah bisa berdiri. Sementara mengering, tahan dinding dengan kaleng/botol selai hingga mengering 1 jam s/d semalaman tergantung kelembaban.
Jangan tambahkan atap hingga icing benar-benar kering, hingga struktur rumah kokoh. Jangan khawatir icing ada yang muncul ke permukaan, nanti akan ditutup dengan dekorasi.

Memasang atap:
1. Semprotkan icing sepanjang sisi, tekan, tambahkan tambahan icing jika perlu untuk kestabilan. Tahan dengan botol bila perlu supaya tidak merosot. Jangan dihias hingga benar-benar kokoh, nanti bisa rubuh saat dihias.



Resep Royal Decorative Icing

Ayak:
1/8 sdt   cream of tartar (note : aku ngga pake ini)
3 ½  cup confectioner's sugar

Kocok hingga stiff, but not dry:
2 large egg whites, room temperature

Bertahap, tambahkan gula ayak dan:
2 sdm    lemon juice
hingga mencapai good consistency. Tutup dengan lap lembab hingga akan digunakan.
Jika menginginkan icing yang lebih kental, tambahkan sedikit gula.
Jika menginginkan icing lebih encer, tambahkan lemon juice/putih telur/air.



Begini hasil akhir Gingerbread House buatan kami :



Total waktu pengerjaan sekitar 12 jam, dari mulai membuat adonan sampai menghias. Kebetulan udara sudah mulai dingin, jadi icingnya cepat kering. Urusan penghiasan, diserahkan sepenuhnya pada Keisha dan Ayahnya. Tema Gingerbread Housenya, musim dingin di rumah Kei nomor 80. Sebagai sentuhan akhir, kami taburkan gula halus untuk memberi kesan baru saja turun salju.

Selain beberapa modifikasi yang harus dilakukan untuk pembuatan Gingerbread House ini, secara keseluruhan kami enjoy mengerjakannya. Karena seharian itu kami bertiga jadi nguplek di dapur, dari sejak mencetak pola sampai menghias. Kerjasama, kreativitas dan kesabaran sangat dibutuhkan dalam pembuatan Gingerbread House ini. Benar-benar kegiatan yang menyenangkan dan fun untuk keluarga. Sekarang tinggal mikir gimana menghabiskannya?

Monday, September 30, 2013

KBB#36-White Wedding Cakes: White KBB 6th Birthday Cake (2007-2013)


Setelah absen di tantangan terakhir karena sibuk mudik dan kondisi kesehatan yang tidak memadai, here I am ready to conquer the KBB challenge. Tantangan nomer 36 ini bertepatan dengan ulang tahun KBB yang ke-6. Wah ngga kerasa ya sudah 6 tahun KBB wira wiri di dunia perkulineran, semoga KBB semakin Jaya!!!

Tantangan kali ini karena temanya ulang tahun maka tentu saja kita diminta membuat kue, tapi bukan kue ulang tahun melainkan kue pengantin alias wedding cake dan bentuknya mini. Warnanya serba putih dihias fondant dan royal icing. Seperti biasa, semuanya harus dibuat dari nol termasuk fondant dan royal icingnya. Gimana caranya? Berikut ini saya salinkan resep untuk tantangan kali ini ya :

White Chocolate dan Apricot Mud Cake
Sumber: AWW Cupcakes, Cheesecakes, Cookies. ACP Books, 2001.

125g mentega, cincang kasar
75g white chocolate, cincang kasar
220g gula caster
125ml susu
105g tepung terigu
75g tepung self-rising
75g manisan apricot kering, cincang kecil-kecil
½ sdt ekstrak vanila
1 btr telur
110g apricot jam, hangatkan, saring
80g icing sugar
900g fondant putih

Modelling fondant
2 sdt gelatin
1 ½ sdM air
2 sdt glucose syrup
240g pure icing sugar (bukan icing sugar mixture)
80g ekstra pure icing sugar

Cara Membuat Modelling fondant:
Tabur gelatin di atas air dalam mangkuk (atau cup); letakkan di atas panci berisi air panas di atas api kecil, aduk-aduk hingga gelatin larut; tambahkan glucose. Letakkan sebagian dari icing sugar yang telah diayak ke dalam mangkuk ukuran sedang, masukkan campuran gelatin. Masukkan sedikit demi sedikit sisa icing sugar. Uleni sampai lembut, di atas meja kerja yang telah ditaburi ekstra icing sugar. Bungkus dengan plastik sampai nanti diperlukan.



Royal icing
240g pure icing sugar
1 putih telur
½ sdt lemon juice

Cara membuat Royal Icing:
Ayak icing sugar dengan ayakan dengan saringan sangat halus. Kocok ringan putih telur dengan mixer, tambahkan icing sugar sedikit demi sedikit (sesendok makan). Ketika icing sudah mencapai pucuk lancip, gunakan sendok kayu untuk mengaduk lemon juice ke dalamnya; tutup rapat dengan plastic wrap.



Cara Membuat White Wedding Cakes

Buatlah Modelling fondant terlebih dahulu (lihat cara membuat modelling fondant di atas). Di meja kerja, taburi icing sugar ekstra, gilaslah fondant dengan ketebalan kira-kira 3mm. Buatlah bunga menggunakan cetakan bunga ukuran 3,5cm dan 1,5cm. Bentuklah bunga dengan ball tool; keringkan di atas serbet dapur yang bersih.
Panaskan oven suhu 170C atau 150C fan-forced. Alasi Texas muffin tins (cetakan cupcake/muffin yang besar ukuran ¾ cup atau 180ml) dengan cupcake cases.
Campur mentega, chocolate, gula dan susu di dalam panci; aduk dengan api kecil hingga lembut. Pindahkan adonan ini ke dalam mangkuk berukuran sedang, biarkan mendingin selama 15 menit.
Masukkan tepung-tepung yang telah diayak, apricot, ekstrak dan telur sambil diaduk rata; bagi rata ke dalam cetakan muffin.
Panggang selama sekitar 45 menit. Angkat cakes dan pindahkan ke atas wire rack supaya dingin.
Sementara itu, buatlah royal icing (lihat cara membuat royal icing di atas). Sendokkan icing ke dalam piping bag dengan spuit polos kecil, tetaplah tutup icing dengan serbet lembab supaya tidak kering.
Keluarkan cake dari kertasnya. Trim pinggiran cakes sehingga bisa membentuk silinder yang rapi ketika ditumpuk. Satukan dua cakes (menjadi tiga silinder) dengan apricot jam; olesi cakes dan sisi-sisinya dengan sisa apricot jam.
Di atas meja kerja yang sudah ditaburi icing sugar, uleni fondant hingga lembut. Bagi tiga bagian yang sama. Gilas setiap bagian dengan ketebalan sekitar 5mm. Tutup ketiga silinder cake dengan masing-masing fondant. Trim alasnya dan haluskan permukaan fondant.
Semprotkan royal icing di belakang masing-masing bunga; tempelkan ke atas cake. Semprotkan bentuk titik di tengah setiap bunga dan di sekeliling base cake (untuk border di cake sebelah bawah).


Awalnya sempat resah dan gelisah karena harus membuat fondant sendiri. Khawatir sulit mencari gelatine halal dan ngga yakin juga akan berhasil. Ternyata ada grocery halal yang baru buka dan punya gelatine halal. Yippieeee... gelatine sudah di tangan, kemudian mulai deh dieksekusi. Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Hanya sepertinya next time gula harus dikurangi karena fondantnya cenderung rapuh dan kaku dibanding yang dijual di pasaran, baunya pun agak "natural" alias bau sapi, tapi sepertinya bisa diatasi dengan penambahan vanilla ekstrak atau essens lain yang disukai.

Untuk kuenya, mudah sekali membuatnya, enak dan lembut. Saya mengurangi sedikit takaran gulanya, karena khawatir terlalu manis, mengingat akan dioles dengan selai apricot.

Setelah dibentuk, ditumpuk, dicover fondant, dan dihias dengan royal icing penampakan mini wedding cake nya jadi seperti di bawah ini. Mini, cantik dan enak :)


Sekali lagi, selamat ulang tahun KBB yang ke-6. Glad to be a part of a wonderful club like this.

Thursday, May 30, 2013

KBB #34: Made in Indonesia

Tantangan kali ini adalah bikin kue cemilan oleh-oleh khas Medan yang namanya Bika Ambon. Kebetulan aku doyan banget dan liat resepnya bahan-bahan semua tersedia disini. Hiks, sayangnya dua kali mencoba ngga berhasil juga nih ngebentuk sarangnya. Berhubung deadline sudah di depan mata, jadi terpaksa kulaporkan juga. Investigasi penyebab gagalnya menyusul ya. 

Eniwei, ini resep dari mbak Rahmah Setyawati untuk tantangan kali ini : 

BIKA AMBON

by Rachmah Setyawati

Bahan Biang :
50 gr Tepung Terigu
20 gr Ragi
25 gr Gula Pasir
3 gr Garam Halus
100 ml Air Kelapa

Bahan lainnya :
250 gr Tepung Tapioka/Kanji
12 butir kuning telur
4 butir putih telur
275 gr Gula Pasir

Bahan Cair :
500 ml Santan mentah kental (dari 2 butir kelapa utuh)
2 gr Garam halus
3 btg Serai
8 lbr daun jeruk (buang tulang daunnya)
2 lbr daun pandan
 

Cara membuat :
1. Aduk bahan biang. Taruh dlm baskom ragi instant, tepung terigu, lalu gula pasir dan garam halus. Tuangi air kelapa, uleni /aduk dengan tangan hingga merata, lalu tutup baskom dengan lap/plastik wrap, diamkan hingga 30-45 menit. Biarkan hingga adonan biang mengembang.

2. Sambil menunggu adonan biang mengembang, masak santan kental beserta garam halus, serai, daun jeruk dan daun pandan , hingga panas saja (tidk sampai mendidih). Sisihkan , biarkan dingin suhu ruang.

3. Kocok semua telur dan gula pasir hingga mengental. Kemudian ambil adonan biang, campurkan dengan tepung tapioka/kanji, aduk menggunakan tangan merata. Lalu tambahkan adonan telur kental tadi ke dalamnya sedikit demi sedikit sambil terus diaduk tangan. Gerakkan telapak tangan naik turun saat mengaduknya (dikeplok-keplok), hingga tercampur merata semua adonan. Kemudian masukkan santan kental yang sudah disaring terlebih dahulu. Aduk rata kembali menggunakan tangan,dgn cara yg sama dikeplok-keplok hingga adonan tercampur rata dengan tekstur yg halus (sekitar hampir 20menit), kemudian diamkan adonan ini hingga 3 jam (tutup atas dgn lap/plastic wrap).

4. Setelah 3 jam, olesi tipis2 seluruh permukaan loyang dgn minyak goreng. Alasi permukaan dasar loyang dgn kertas roti dan poles lagi minyak goreng. 

5. Panaskan oven dengan panas sedang (sekitar 160 derajat celcius) - api bawah saja. Letakkan sejenak loyang tadi sekitar 15 menit di dalam oven, kemudian keluarkan dan tuang adonan ke dalam loyang.

6. Masukkan loyang berisi adonan ke dalam oven, panggang di rak paling bawah, buka sedikit pintu oven , hanya hingga adonan bika ambon dlm loyang sudah terlihat berlubang2 permukaan atasnya (pertanda sudah mulai terbentuk serat pd adonan bika ambon, baru kemudian tutup pintu oven , lanjutkan pemanggangan hingga matang sempurna, sekitar 40-50menit. 

Lakukan tes tusuk untuk lebih menyakinkan apakah kue sdh matang sempurna. Setelah matang, matikan api bawah oven,

Lalu nyalakan api atas, panggang sejenak/hingga permukaan bika ambon terlihat lebih kecoklatan. 

7. Matikan api oven, keluarkan bika ambon, diamkan di suhu ruang hingga dingin, baru kemudian gunakan pisau kecil tajam, untuk membantu mengeluarkan bika ambon dari loyangnya.

Punyaku begini jadinya : 

Wednesday, January 30, 2013

KBB #32 : Japanese Roll Cake



Hi there, long time no see... ^^
Been doing a new hobby lately, lurking at sweet potato days chat box and forgetting all the food photography and baking activities for quite long time ^^. However, as always, feeling grateful of being a KBB member with the regular challenge given, therefore I've always come back here, and update you with another baking journey of mine.

For the 32nd challenge, we are doing a Japanese Roll Cake baking. This type of roll cake was introduced by Junko a Japanese Baker. I have seen my fellow Indonesian baker made this type of cake and upload it on Facebook. I'm not a fan of a roll cake, but looking at those cute pattern that we could make I decide to give it a try (I have to do it anyway as it is a challenge ^^).

So, for this challenge we have to make two roll cakes. The first one with heart pattern, and the second one is up to us. For the free style pattern, I ask my daughter to help me with it. She decided to make an under the sea pattern, with fish; seaweeds; clam and so on. We were having a good time while making it.

Here is the recipe :

Japanese Roll Cake
source : Junko Book, modified by Rachmah Setyawati

Ingredients
A
4 egg yolks
40 gr castor sugar
40 cc sunflower seed oil
60 cc water
80 gr flour

B
60 gr egg white
15 gr castor sugar
10 gr corn flour

C
160-175 gr egg white
pinch of fine salt
50 gr castor sugar
1 tsp lemon juice
15 gr corn flour

Filling
Whipped fresh cream

How To
1. Prepare mixture A, beat egg yolks and castor sugar until pale white, thick and fluffy. Leave mixer on medium speed, while adding oil a little at a time. Once the oil are completely mixed, add water and then fold flour into the cake batter.
2. Prepare mixture B which will be used to draw the pattern. Beat egg whites and half of sugar to soft peak batter, add remaining sugar, leave mixer speed at medium. Fold in corn flour.
3. Mix 5-6 tablespoon of mixture A to mixture B. Divide into several container, according to your pattern colors. Add coloring, and mix thoroughly.
4. Prepare two 20 cm square pan. Put your pattern paper on it, and lay a sheet of baking paper on top of it. Glue with margarine to make it steady. Start drawing pattern with your batter which already put in a decorating plastic bag. Once it finished, put them inside the freezer for approximately 20 minutes.
5. While waiting for the pattern to fix, heat the oven to 165-175 C.
6. Prepare mixture C, beat white eggs and half of sugar to soft peak, add remaining of sugar, lemon juice. Finally fold in corn flour.
7. Get half of mixture C, and mix it with mixture A. Fold it gently. Once it's completely mixed, add remaining mixture C and mix it again.
8. Pour cake batter on top of the frozen pattern on both pans. Bake in the preheated oven for 20 minutes (approximately, depends on your oven).
9. Once it is done, remove cake from the pan, peel baking paper carefully. Cool the cake.
10. After the cakes are completely cool, spread whipped cream on top of it, roll, and put them in the refrigerator over night. Cut it when completely set to get a clean result.


Actually I made this cake twice. I was not really satisfied with the first result, since all the pattern I drew, stick on the baking paper. On the second attempt, I smear margarine thinly on the baking paper. The pattern came out nice, but there are some brown spots visible. Though it doesn't seem so clean, I would rather choose the second method as I can see my pattern clearly.



The cake tastes nice, fresh, and it would be better if you put chopped peach on top of the cream. It is not too sweet, absolutely my type of cake, and I plan to challenge my self with another cute pattern. This is  no doubt is one of my family favorite dessert.


Sunday, September 30, 2012

KBB #31 : 6th Birthday - Savoury Pie



KBB is already 6 years old, congratulations to KBB. I am very proud to be a KBBers. Thank you for being there and always challenge me for something new. 

For The Birthday Celebration of KBB, we were challenged to make Savoury Pastry. And we have to make our own pastry, by referring to  these two recipes by  Chef Gordon Ramsay and Donna Hay.  


Hot Water Pastry
by Donna Hay

150g butter, chopped
160ml water
375g all-purpose flour
1/2 tsp sea flakes

Place the butter and water in a saucepan over high heat and bring to the boil. Remove from the heat. Add the flour and salt and stir until a smooth dough forms. Turn the dough out onto a lightly floured surface and knead until smooth and elastic.

Rough Pastry
by Gordon Ramsay

250g strong plain flour
1 tsp fine sea salt
250g butter , at room temperature, but not soft
about 150ml cold water

Sift the flour and salt into a large bowl. Roughly break the butter in small chunks, add them to the bowl and rub them in loosely. You need to see bits of butter.
Make a well in the bowl and pour in about two-thirds of the cold water, mixing until you have a firm rough dough adding extra water if needed. Cover with cling film and leave to rest for 20 mins in the fridge.
Turn out onto a lightly floured board, knead gently and form into a smooth rectangle. Roll the dough in one direction only, until 3 times the width, about 20 x 50cm. Keep edges straight and even. Don't overwork the butter streaks; you should have a marbled effect.
Fold the top third down to the centre, then the bottom third up and over that. Give the dough a quarter turn (to the left or right) and roll out again to three times the length. Fold as before, cover with cling film and chill for at least 20 mins before rolling to use.


For the Pie I pick this recipe :

Chicken and Mushroom Pie
By Sanjeev Bhaskar

Ingredients
2 tbsp olive oil
3 chicken breasts, skin and bone removed
150g/5½oz button mushrooms, quartered
1 small onion, chopped
1 garlic clove, finely chopped
50g/2oz butter
2 tbsp plain flour, plus extra for dusting
300ml/½ pint milk
200ml/7fl oz chicken stock
freshly grated nutmeg, to taste
freshly ground white pepper
pinch salt
small handful fresh parsley, chopped
500g/1lb 2oz ready-made short-crust pastry
1 free-range egg, beaten

Preparation method
Preheat the oven to 200C/400F/Gas 6.
Heat the oil in a frying pan, add the chicken and fry until the chicken begins to turn white.
Add the mushrooms and continue to fry until the chicken is golden-brown.
Remove the chicken and mushrooms from the pan and set aside. Add the onion and garlic to the same pan and fry for 2-3 minutes or until softened. Remove from the heat and set aside with the chicken and mushrooms.
Melt the butter in a saucepan, stir in the flour and cook for about three minutes, stirring constantly until it has formed a thick smooth paste (this is called a roux).
Mix the milk and stock together in a jug, then add the nutmeg, white pepper and salt, to taste. Pour the liquid slowly into the flour mixture, whisking all the time until smooth. Simmer over a gentle heat, stirring constantly, for about five minutes or until the sauce has thickened.
Stir in the chopped parsley and pour the sauce over the chicken and mushroom mixture. Mix well, then spoon into a pie dish and leave until completely cool.
Roll out the pastry on a lightly floured surface until it is the thickness of a pound coin. Brush the edges of the pie dish with beaten egg, lay the pastry on top, press down the edges and trim. Brush the top of the pie with beaten egg and cut some leaf shapes out of the left-over pastry to decorate the top of the pie.
Make two or three slits in the top of the pie to allow steam to escape and then bake in the oven for 20-25 minutes or until golden-brown on top.

For the pie, thankfully I have found no problem at all. It's just that I red the instruction wrongly and put the Donna Hay's pie on top and Gordon's on the bottom. However it still came out nice, and fluffy. Though I believe that it would better if I did the other way around. 

To those of you who would like to try to make your own pastry in a short time, I would recommend the Gordon Ramsay's rough puff pastry. You'll get a nice one within a short time ;) 

Monday, July 23, 2012

KBB #30 : Rosemary-Cheese Spritz Cookies




Marhaban ya Ramadhan

Alhamdulillah, masih diberi kesempatan untuk bertemu bulan mulia ini ya. Semoga kita bisa memanfaatkan bulan penuh berkah ini semaksimal mungkin, amiin.

Nah, buat yang hobi bikin kue kering untuk Idul Fitri, berikut ini ada resep tantangan KBB yang ke-30. Judulnya "Rosemary-Cheese Spritz Cookies". Mungkin bisa menjadi alternatif untuk yang bosan dengan kue lebaran yang itu-itu saja. Ini dia resepnya :


Rosemary-Cheese Spritz Cookies
From Food Network Kitchens

Ingredients

1 cup (2 sticks) unsalted butter
1 teaspoon finely grated lemon zest
1 large egg yolk
6 tablespoons heavy cream
1 3/4 cups all-purpose flour
3/4 cup finely grated Pecorino cheese
1/2 cup finely grated Parmesan cheese
1 tablespoon sugar
2 teaspoons minced fresh rosemary leaves
1 teaspoons fine salt
Pinch freshly ground nutmeg


Special Equipment: Cookie Press

Directions

Bring all ingredients to room temperature.
Beat the butter and lemon zest with an electric mixer at medium speed until smooth, about 30 seconds. Slowly beat in the egg yolk and cream.
Whisk the flour, pecorino, 1/4 cup of the Parmesan, sugar, rosemary, salt, and nutmeg together in a bowl. Gradually add the flour mixture into the butter mixture while mixing slowly. Scrape down the sides of the bowl, then beat on medium speed to make a slightly sticky dough.
Fill the cookie press with the dough. Assemble the press with the desired disk shape (see cook's note), and press cookies onto ungreased baking sheets. Leave about one inch between cookies. Sprinkle with the remaining 1/4 cup Parmesan and refrigerate cookies for 20 minutes.
Preheat oven to 325 degrees F.
Bake cookies, rotating pan halfway through, until golden, the cheese browns a bit, and the cookies smell nutty, about 20 to 25 minutes. Briefly cool the cookies on the baking sheets, then transfer to racks to cool. Serve or store in a tightly sealed container for up to 1 month.



Cook's Notes: These freeze beautifully. Press the cookies out into desired shapes on cookie sheets and freeze. Transfer frozen cookies to a plastic bag, seal, and keep frozen for up to 1 month. When ready to bake, lay out frozen cookies on cookie trays and bake from frozen for 25 minutes.

Kesan-kesan waktu bikin kue ini, adalah seru ternyata nyetak kue dengan cookie press. Ini adalah pertama kalinya aku berurusan dengan cookie press, dan yang jadi tutornya adalah anakku karena dia pernah pake di sekolahnya. Mohon maklum kalau bentuknya jadi ajaib, karena dianya kekeuh pengen ganti-ganti disc sesuai selera. Walaupun begitu kuenya tetep enak. Agak berbeda dengan kue lebaran klasik, karena penggunaan rempah. Dengan begitu bisa menjadi pilihan untuk variasi suguhan saat Idul Fitri nanti.

Selamat mencoba ya ^_^

Wednesday, May 30, 2012

KBB #29 : Eccles Cake



Yaaay.... Ketemu lagi dalam tantangan KBB nomor 29. Tantangan kali ini cukup bikin jiper para member KBB, karena buktinya sampe tanggal 24 baru dua orang yang mengumpulkan tugas. Stress deh pasti yang jadi host. Jipernya gara-gara haruuus bikin kulit pastry sendiri. Buat yang tinggal di negara empat musim atau yg iklimnya dingin, mungkin nggak akan terlalu masalah, tapi buat yang tinggal di Indonesia saya mau ngucapin "wilujeng" alias selamat menikmati tantangan ini. *tanduk mode 'on'

Tantangan kali ini kami diminta untuk membuat sejenis pastry yang berasal dari sebuah kota di Inggris. Kue ini pertama kali tahun 1793 dijual oleh toko James Birch, yang terletak di jalan Vicarage di kota Eccles. Kue dengan bentuk bundar pipih, dan berisi kismis ini menjadi kue yang sangat laku di kala itu dan kemudian dikenal dengan nama "Eccles Cake" sesuai dengan nama kota tempatnya berasal. 

Aturan main tantangan ini.... 
1. Pastry nya wajib dibuat sendiri, tidak diperkenankan membeli puff pastry beku siap bakar. *just as I always did.
2. Isian seperti kismis, kacang-kacangan dapat ditambahkan/diganti sesuai selera. *aku pake kombinasi dried fruit dan peanut yang ready to eat
3, Penggunaan alkohol seperti Brandy, dalam resep ini dapat dihilangkan. *aku ganti dengan fresh lemon juice; catatan juga kalau jalan2 ke kota Eccles nggak bakalan bisa cicip yang aslinya karena mungkin saja pake alkohol. 

Ini dia Resepnya :

ECCLES CAKE
untuk 50 buah

Bahan Isian
6 sdm mentega tawar
1 batang kayu manis
1 sdt pala bubuk
1/2 sdt cengkih bubuk
parutan kulit 2 buah jeruk mandarin
parutan kulit 2 buah jeruk lemon
2 cangkir currants
1/2 cangkir sultana
2 sdm brandy 
1/4 cangkir perasan jeruk lemon
1 sdm gula pasir

Bahan Pastry
1 pound mentega tawar / setara 452 gram
4 cangkir tepung serba guna
1 sdt garam
1-1,5 cangkir air es

Cara Membuat
1. ISIAN
- Panaskan mentega di dalam wajan atau panci kecil.
- Masukkan rempah-rempah, biarkan sampai tercium wanginya.
- Masukkan buah kering, kacang dan lemon juice, brandy (bila menggunakan).
- Masak sampai cairan habis.
- Simpan semalam sebelum digunakan. 

2. PASTRY
- Timbang 339 gram mentega, lalu letakkan di antara dua plastik, gilas hingga rata dan membentuk segi empat berukuran sekitar 9x12 inch.
- Potong dadu sisa mentega, masukkan ke dalam food processor bersama tepung dan garam, kemudian nyalakan food processor dan giling sampai adonan berbulir seperti pasir.
- Tuangkan adonan tepung ke dalam mangkok besar, buat lubang di tengah dan tambahkan air es sedikit demi sedikit.
- Uleni adonan dengan ujung jari sampai terbentuk adonan yang homogen. 
- Bungkus adonan dengan plastik, masukkan ke dalam kulkas dan biarkan semalaman. 
- Keluarkan adonan dari kulkas, dan giling sampai setebal 1/4 inchi. 
- Letakkan mentega yang sudah diratakan di atasnya, tutup dengan adonan, jaga jangan sampai ada mentega yang tidak tertutup. Rapatkan lalu gilas dengan rolling pin sampai terbentuk segi empat berukuran 9x12 inch.
- Lipat seperti melipat surat, masukkan adonan ke dalam plastik dan simpan di dalam kulkas selama 30 menit.
- Keluarkan adonan, giling lagi sampai kira-kira berukuran 9x12 inch, kemudian ulang langkah melipat seperti surat dan dinginkan dalam kulkas selama 30 menit.
- Ulangi lagi sampai sekitar dua kali. *step ini tergantung kepada seberapa renyah pastry yang ingin anda hasilkan, jadi makin banyak lipatan makin renyah jadinya. 

Untuk lebih lengkapnya mengenai cara membuat pastry bisa diintip disini http://www.bakeinfo.co.nz/Facts/Pastry/Puff-pastry

3. MEMBUAT ECCLES CAKE
- Kocok kuning telur, siapkan kuas, sisihkan.
- Giling pastry dengan ketebalan 1/4 inchi, potong dengan cookie cutter diameter 5 cm. 
- Isikan isian, kemudian rapatkan ujung-ujung yang berseberangan (seperti membuat siomay).
- Balikkan, kemudian giling dengan rolling pin (atau ditekan dengan tangan lebih mudah ternyata).
- Kerat sebanyak tiga atau empat garis.
- Tata dalam loyang, olesi kuning telur. 
- Panggang dalam oven bersuhu 190 derajat celcius selama 20 menit. 



Hasilnya, kue yang renyah, dan enak dimakan saat waktu minum teh sore bersama lime and ginger infusion. Bikin menyesal kenapa nggak dikerjakan lebih awal, sempat menunda-nunda karena sudah ketakutan dengan pembuatan pastry yang ternyata cukup mudah walau udara disini sudah mulai panas. Yang pasti dengan membuat kulit pastry sendiri, kita bisa tau persis bahan-bahan apa saja yang digunakan, dibandingkan bila kita membeli yang sudah jadi. Walau beli jadi lebih praktis, tapi selalu dong ingin memberi yang terbaik untuk keluarga. So... SIlahkan dicoba ya resepnya, dan jangan lupa undang saya minum teh setelah kuenya selesai. *wink


Friday, April 27, 2012

Porkless Sekba

Alhamdulillah, seneng banget deh tinggal deket toko Asia. Jadi biar jauh dari mertua tetep bisa makan masakan-masakan khas yang biasa beliau buat kalau kita lagi pulang ke cianjur... *homesick berkurang dikit.

Kali ini, karena nemu sayur asin, diputuskan untuk bikin Sekba. Yes, Sekba... hehe... tapi Sekba yang aku buat ini bahan dasarnya ayam. Jadi insya Alloh halalan thoyiban... *wink



Sekba Ayam
Source : Resep Mertua

Bahan
1/2 ekor ayam, potong2
300 gram tahu putih, potong dadu, goreng setengah matang.
250 gram kentang, rebus (potong2 kalau kentangnya besar)
250 gram sayur asin, potong-potong
2 sdm kecap ikan
6 butir bawang merah
5 siung bawang putih
cuka
kecap manis
chinese five spice

Cara
1. Lumuri ayam dengan kecap ikan, lalu diamkan selama sekitar 30 menit
2. Goreng ayam setengah matang.
3. Haluskan bawang merah, bawang putih dan merica.
4. Lumuri ayam setengah matang dengan bumbu yang dihaluskan.
5. Panaskan 3 sdm minyak, kemudian tumis ayam dan bumbu halus, sampai wangi.
6. Tambahkan kecap manis, sedikit kecap ikan dan 1 sdt chinese five spice.
7. Tambahkan air mendidih ke dalamnya, kemudian cicipi. Bumbui seperlunya (harus terasa wangi merica dan kental hitam kecapnya).
8. Setelah ayam empuk, masukkan kentang, sayur asin dan tahu.
9. Bumbui dengan garam, gula dan cuka sesuai dengan selera.
10. Sajikan dengan sambal rawit (cabe rawit, garam, gula pasir dan cuka dihaluskan)

Yang bikin masakan ini enak adalah kombinasi wangi five spice, manis dari kecap dan asam dari cuka dan sayur asinnya. Jadi pastikan ketiga rasa itu seimbang ya.

Selamat mencoba :)

Monday, March 26, 2012

KBB #28 : Torta Pasqualina



Naah, makin aneh-aneh kan nama makanan yang jadi tantangannya KBB. Begitu dapet surcin dari Mbak Ami, langsung deh ngubek-ngubek youtube. Dapet satu video, dimana yang membuat sejenis pie ini ibu-ibu yang sudah agak berumur. Aku tertarik banget melihat bagaimana dia melambai-lambaikan si kulit pie yang tipis tapi keliatannya elastis banget dan ga robek. Semangat deh buat nyoba. Mumpung disini keju kejuan lebih murah jadi nggak kebanyakan mikir untuk segera buat.

Oh ya, buat yang belum tau apa itu Torta Pasqualina, ini ada penjelasan dari host untuk tantangan KBB #28 ini 
Torta Pasqualina adalah istilah dalam bahasa Italia yang secara harfiah berarti Kue Paskah. Merupakan hidangan khas Paskah dari Piemonte dan Liguria. Adonannya merupakan adonan berlapis, sedikit seperti 'adonan fillo', tapi lebih tebal dan disebut 'pasta matta' (=crazy dough). Kue yang berasal dari Liguria ini mengandung keju lokal "Prescinseua" yang hanya dapat ditemukan di Liguria. Kejunya sangat creamy, lembut dan sedikit asam. Jika tidak memungkinkan menemukan Prescinseau di tempat anda, bisa disubtitusi dengan ricotta yang sangat lembut atau ricotta biasa dengan tambahan sedikit susu.

Mau coba buat, ini dia resepnya :

Torta Pasqualina
Source: Old Time Cooking Recipes


Ingredients:
DOUGH:
600 g (1 lb 5 oz) white flour
6 Tbs olive oil
a pinch of salt

FILLING:
1 kg (2 lb) Swiss chard (silver beet) or spinach
400 g (0.9 lb) cottage cheese/ricotta cheese
100 g (3.5 oz) parmesan
10 eggs
2 teaspoons marjoram, chopped
2 teaspoons parsley, chopped
garlic, minced (optional)
olive oil
salt, pepper


Preparation:
1. DOUGH:
-Combine flour, oil, a pinch of salt and enough cold water to make a medium soft dough.
-Knead well for 10 minutes or until the dough becomes elastic.
-Divide the dough into 14 balls.
-Cover with cloth and let stand for about 1 hour.

2. FILLING:
-Clean, wash and dry the Swiss chard.
-Place in a saucepan with little boiling water and cook at high heat until wilted.
-Cool, then squeeze out excess liquid and chop finely.
-Add 50 g (1.7 oz) parmesan cheese, marjoram, parsley, garlic and 2 eggs. Season with salt and pepper. *modifikasi aku langsung campur sama ricotta cheese -- mengakali picky eaters ;)

3. Oil a round shallow oven dish, 9 inches (22 cm) in diameter.
4. Flatten each piece of dough, one at a time, making each a very thin disk, larger than the baking pan you are going to use.
5. Lay the pastry on the oven dish, allowing it to flow over the edges. Oil it lightly.
6. Place another disk over it and repeat until you have used 7 disks.
7. Spread the Swiss chard stuffing over the dough, and then spread the cottage cheese over the greens level with a knife. *aku jadi cuma ada satu lapis aja karena sudah dicampur bayam dan kejunya
8. Make 8 small cavities. Pour a raw egg into each cavity and sprinkle each with salt, pepper and remaining parmesan cheese.
9. Cover the whole lot with the same number of pastry sheets, each brushed with oil.
10. Pinch the borders and trim the excess dough, prick the top of the pie in a few places and then brush with oil. *kayanya tusuk2nya kurang sadis, jadi tutup pieku ngembaaaang kaya jamur hehehe
11. Bake for 1 hour in 190 C (375 F) oven. Allow to rest before removing from the cake tin


Ini pie udah pasti sehat banget, ada keju, sayuran, telur, lengkap karbohidrat, protein, lemak, kalsium dan serat hehehe. Kalo punya anak fussy eater, bisa dicoba nih resepnya. Dijamin nggak perlu masak dua kali buat anak sama bapaknya, karena dua-duanya juga bisa suka. 

Well, selamat mencoba yaaa....

Wednesday, March 14, 2012

Caribbean Banana Bread

Sekarang ini sudah 3 minggu kami pindah ke Belfast. Ayah sudah mulai dengan aktivitas penelitiannya, dan k-chan juga sudah sekolah. Seperti biasa, Ibu yang nggak bisa diem ini sudah mulai gatel ingin panggang-panggang kue lagi. Dengan agak nekad, walau belum punya mixer maupun timbangan, coba-coba bikin kue ala tante Inggit alias segalanya serba secukupnya (pake feeling aja). So, cari-cari resep kue yang kayanya beresiko rendah dikerjakan tanpa presisi dan akurasi, akhirnya dapet juga di buku hadiah dari uni Alda.

Berikut ini resepnya :

Caribbean Banana Bread
Resep dari Cakes Galore by Valerie Barrett

Bahan
2 pisang, kupas
2 sdm madu
200 gr self raising flour
1/2 sdt baking powder
1 sdt parutan pala
150 gr unsalted butter, suhu ruang
175 gr soft light brown sugar
2 telur, kocok lepas
50 gram pecans, cincang halus


Cara Membuat
1. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat celcius. Oles loyang roti *loaf tin dengan mentega dan alasi dengan kertas roti.
2. Haluskan pisang bersama madu. Ayak tepung, baking powder dan bubuk pala.
3. Kocok mentega dan gula sampai pucat dan lembut. Lalu tambahkan telur secara bertahap, aduk rata.
4. Tambahkan pisang halus, tepung dan kacang ke dalam adonan telur. Aduk rata.
5. Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan.
6. Panggang dalam oven selama 50-60 menit, atau sampai mengembang dan matang.
5. Dinginkan dalam loyang selama 10 menit, keluarkan dan biarkan dingin, potong-potong.


Kuenya enak, sayangnya karena tidak sabaran, panas-panas kuenya sudah aku keluarkan dan aku potong-potong. Jadi agak kurang rapi kelihatannya. Walaupun begitu, kuenya tetap laris tandas (ayah suka banget ternyata) dan sepertinya akan jadi kue andalan untuk sekedar ngopi-ngopi atau ngemil di sore hari.

Nggak percaya? Silahkan dicoba resepnya :)